Saturday, June 23, 2007

Jalan2 to PRJ



Dari Pondok Indah mo ke PRJ gimana yah..??
kita bertiga, gw daus, fajar.. naek bus way aja dulu yang dari blok M turun di harmony, pindah bus way ke arah pasar pagi, dari sono udah deket naek taksi ke PRJ sekitar 15Rb an.

History from : http://www.jakartafair.biz/about.php

Pekan Raya Jakarta (PRJ) digelar pertama kali di Kawasan Monas tanggal 5 Juni hingga 20 Juli tahun 1968 dan dibuka oleh Presiden Soeharto dengan melepas merpati pos. PRJ pertama ini disebut DF yang merupakan singkatan dari Djakarta Fair (Ejaan Lama). Lambar laun ejaan tersebut berubah menjadi Jakarta Fair yang kemudian lebih popular dengan sebutan Pekan Raya Jakarta.

Idenya muncul atau digagas pertama kali oleh Pemerintah DKI yang kala itu dipimpin oleh Gubernur Ali Sadikin atau yang lebih dikenal oleh Bang Ali pada tahun 1967. Gagasan atau ide ini, karena Pemerintah DKI waktu itu ingin membuat suatu pameran besar yang terpusat dan berlangsung dalam waktu yang lama.

Pemerintah DKI waktu itu juga ingin menyatukan berbagai "pasar malam" yang ketika itu masih menyebar di sejumlah wilayah Jakarta . Pasar Malam Gambir yang tiap tahun berlangsung di bekas Lapangan Ikada (kini kawasan Monas), juga merupakan inspirasi dari Pameran yang diklaim sebagai "Pameran Terbesar" ini.

Menurut sejarah, tahun 1945 di lapangan Ikada ini pernah berkumpul 300.000 orang atau massa dari berbagai wilayah Jakarta dan tetangganya seperti Tangerang dan Bekasi untuk menentang pemerintah Jepang.

Terinspirasi oleh Pasar Malam Gambir yang dari dulunya sudah ramai dikunjungi, Pemerintah DKI ingin membuat gebrakan dengan langsung membentuk panitia sementara yang dipercayakan kepada Kamar Dagang dan Industri (Kadin).

Agar lebih sah atau resmi, Pemerintah DKI mengeluarkan Peraturan Daerah (Perda) no. 8 tahun 1968 yang antara lain menetapkan bahwa PRJ akan menjadi agenda tetap tahunan dan diselenggarakan menjelang Hari Ulang Tahun Jakarta yang dirayakan setiap tanggal 22 Juni.

Sebuah yayasan yang diberikan nama Yayasan Penyelenggara Pameran dan Pekan Raya Jakarta juga dibentuk sebagai badan pengelola PRJ. Sesuai Perda no. 8/1968 tersebut tugas yayasan ini bukan hanya menyelenggarakan PRJ saja tetapi juga sebagai penyelenggara Arena promosi dan Hiburan Jakarta (APHJ) yang dijadwalkan berlangsung sepanjang tahun.

Syamsudin Mangan, Ketua Kadin Indonesia ketika itu dinilai berjasa dalam menyelenggarakan Pekan Raya Jakarta yang merubah wajah Pasar Malam Gambir yang kemudian terkenal dengan Djakarta Fair yang "bermutasi" menjadi Jakarta Fair atau lebih dikenal dengan Pekan Raya Jakarta. Karena kegigihan Syamsuddin Mangan Djakarta Fair mendapat dukungan dari berbagai pihak. Sayang, sebelum melihat ide dan gagasannya terwujud Syamsuddin Mangan dipanggil yang Kuasa.

PRJ 1968 atau DF 68 berlangsung mulus dan boleh dikatakan sukses. Mega perhelatan ini mampu menyedot pengunjung tidak kurang dari 1,4 juta orang. Fantastis! Acara yang digelar pun unik. Kala itu digelar pemilihan Ratu Waria. Yang ikut 151 peserta dan boleh dikatakan cukup banyak kala itu.

PRH 1969 atau DF 69 "memecahkan" rekor penyelenggaran PRJ terlama karena memakan waktu penyelenggaraan 71 hari. PRJ pada umumnya berlangsung 30 - 35 hari. Bahkan Presiden AS pada waktu itu Richard Nixon datang ke Indonesia , sempat mampir ke DF 69. Beliau berhenti disebuah stan dekat Syamsuddin Mangan Plaza , sempat melambai-lambaikan tangannya ke pengunjung dan karyawan DF 69.

Penyelenggaraan PRJ atau Jakarta Fair ini, dari tahun ke tahun mulai mengalami perkembangan pengunjung dan pesertanya bertambah dan bertambah. Dari sekedar pasar malam, "bermutasi" menjadi ajang pameran Modern yang menampilkan berbagai produk. Areal yang dipakai juga bertambah. Dari hanya tujuh hektar di Kawasan Monas kini semenjak tahun 1992 dipindah ke Kawasan Kemayoran Jakarta Pusat yang menempati area seluas 44 hektar.

Jakarta Fair 2007, sebagai satu-satunya event terlama dan terbesar yang diakui dunia, sampai pada fase yang sangat menentukan bagi momentum kebangkitan ekonomi di Indonesia. Penyelenggaraannya ke-40 kali, bukan usaha yang sebentar untuk turut membangun dan mempromosikan potensi negeri ini ke arah yang lebih baik. Dengan mengangkat tema "Indonesia Damai Sejahtera", diharapkan penyelenggaraan kali ini dapat melanjutkan kesuksesan penyelenggaraan sebelumnya serta lebih bernilai, berkualitas, dan berdampak lebih luas bagi masyarakat Indonesia.

Besarnya kepercayaan seluruh pelaku ekonomi lokal maupun global dengan keikutsertaannya dalam penyelenggaraan Jakarta Fair dengan pertambahan jumlah peserta dan nilai transaksinya dalam lima tahun terakhir, membuktikan bahwa penyelenggaraan Jakarta Fair 2007 masih merupakan sarana promosi yang paling tepat di Indonesia untuk terlibat di dalamnya.

Thursday, June 14, 2007

Pengen bikin web gratisan, pake nama domain sendiri lagi....

www.freedns.afraid.org (ngedaftarin nama domain kalian biar bisa di tujukin ke blog loe / forwader)



www.register.net.id (boeat temen2 daftarin domain kalian)




pengen bikin web gratis...?

1. Bikin aja pake blog, loe musti punya blog dulu.. pilih aja salah satu di google, banyak kok...

2. Registrasi in nama domain yang loe pengenen di www.register.net.id



sebelumnya loe harus ngedaftar dulu, punya login name and pasw.
loe bisa nge create domain loe di
Setelah iti loe musti upload tanda pengenal loe di :
Document Management

Bis itu loe musti tunggu di approve domain loe, klo lengkap sekitar 1 mingguan.

Fitur Utama
  • mendaftarkan domain baru,
  • mengupload dokumen pelengkap untuk memenuhi persyaratan pendaftaran domain --> Scan KTP or SIM or tanda pengenal
  • melihat daftar domain anda

3. Pake DNS gratisan aja di freedns.afraid.org
Free DNS Hosting, Dynamic DNS Hosting, Static DNS Hosting, subdomain and domain hosting.
disini loe bisa nyatuin antara alamat blog loe dengan domain yang udah loe daftarin tadi.
misal loe punya blog dengan alamat www.blogku.com, trus loe uda daftarin nama loe www.namaku.web.id nah di web freedns.afraid.org ini loe bisa membuat

www.blogku.com = www.namaku.web.id


Feature List:
  • Free DNS, Dynamic DNS, Static DNS services
  • Free subdomain hosting, free domain hosting, free backup dns, reverse IPv6 DNS hosting (forward/reverse)
  • Free URL redirection [web forwarding]
  • Paid services available for increased account capacity
  • Unlimited number of domains per account (yes really)
  • 5 free shared hostnames, use anywhere
  • 20 free subdomains per domain, use on your own domains only
  • INSTANTLY point yourname.afraid.org or yourname.com to any IP or URL
  • Supports every TLD on the Internet
  • Currently 35,553 other domains besides afraid.org in our shared domain pool
  • Funding is supplied by the members who go premium. Funding goes directly to servers and high bandwidth connections they reside on
  • Robust support for CNAME, A, AAAA, MX, NS, TXT, LOC, RP, HINFO, SRV records
  • Are you a web developer? You can use nameserver branding to name our nameservers as your own! Let us worry about the maintenance/redundancy
  • Round robin DNS supported (Multiple IP addresses for 1 hostname)
  • IPv6 forward AND reverse (both .int and .arpa) supported
  • Dynamic DNS supported, several clients for Win32 and UNIX available
  • Forward your hosts to any existing URL on the internet (even to a different port if your ISP blocks 80) with the Web Forward system
  • URL cloaking redirection supported, optionally hide real URL of your site in the address bar
  • Allows you to change web hosting providers without messy DNS propigation delays
  • Simple, fast, flexible and reliable interface, feedback is welcome
  • Works with any existing web host you may already be using for both DNS and hosting
  • If your web host goes down, visitors will see a "timeout" error instead of a "site does not exist" error, e-mail will also remain queued for 5 days
  • If you put a domain in afraid.org, you can edit TTL, Minimum, Allow/Deny AXFR's, and approve/disapprove others from using hosts on your domain. You can also share your domain with the users of afraid.org, or your own web site visitors using our 'webclude' feature
  • Support for vanity dns hosts (example: i.knew.you.were.afraid.org) currently 35,553 domains in the shared pool
  • Fast and easy setup process. Setup an account in less then 5 minutes
  • Extremely reliable, fast, and redundant hosting, and interface
  • All updates go live instantaneously.


  • selamat mencoba

    carimuka.com for uniardana


    http://www.carimuka.com/summary.php?id=80555&token=92ca53285127bfd42d5c16bb4b3de861



    Vote me.. for Governoor of uniardana.web.id

    Monday, June 11, 2007

    Friday, May 18, 2007

    Thamrin


    Thamrin is one of the most happening areas in the metropolis. With comfortable, clean, broad sidewalks, the dynamic street boasts all-night dining and entertainment facilities, such as Djakarta Theatre (Jakarta’s first cinema), After Hour, Chili’s, McDonald’s (open 24 hours) and Starbucks (open 24 hours) around the renowned Sarinah Department Store.

    The store itself is a reminder of the first wave of development, before the commercial hub of the city moved further south. Sarinah holds nostalgia for many and runs a thriving business on clothing, shoes, cosmetics, books, office supplies and a wide choice of Indonesian batiks and handicrafts. Besides the department store, you can also find the United Nations’ office, Embassies of Great Britain, Japan , France , Germany and Mexico and Hotel Sari Pan Pacific, one of the oldest grand hotels in Jakarta .

    Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta.

    Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta.

    Jakarta is the capital city of Indonesia. With the population of more than nine millions makes Jakarta becomes the most populated city in Indonesia. The indigenous people of Jakarta are the Betawis. People who live in Jakarta also come from various regions with diverse ethnic backgrounds. These people outnumbered the Betawis.

    At the end of the Thamrin street, bordering on Bundaran HI (Hotel Indonesia Roundabout), you can find the popular Plaza Indonesia with its Entertainment Center (EX). In this hip shopping center, you can find international brands of fashion, shoes and jewelry products. Tired of shopping? You can go to one of the cozy restaurants and cafés to chill out. In the evening, EX Plaza is usually packed with party goers in search of fun at Hard Rock Café or the stylish F Bar (Fashion Bar). Around the clock, there will never be a dull moment at Thamrin, Jakarta .

    Grand Hyatt Jakarta




    Grand Hyatt Jakarta is located in Jakarta's prime downtown business district, adjacent to Indonesia's most comprehensive and sophisticated shopping mall, Plaza Indonesia, and is convenient for access to government offices, museums and Jakarta's cultural attractions. The hotel offers 428 beautifully appointed guest rooms, suites and apartments that provide a subtle blend of comfort and functionality. The Indonesian tradition of fine cuisine is reflected in Grand Hyatt Jakarta's wide choice of restaurants, featuring the daily changing menu of Grand Cafe, the fresh fare at C's Steak and Seafood Restaurant, and Sumire, the hotel's own traditional Japanese country house restaurant. Grand Hyatt Jakarta offers a comprehensive 24-hour Business Centre for the convenience of hotel guests and Club Olympus Fitness Centre provides a range of recreational facilities for guests of Grand Hyatt Jakarta that includes a fully equipped gymnasium, aerobics room, jacuzzi, steam rooms, saunas, plunge bar and juice bar. The hotel also offers an outdoor lagoon swimming pool with swim-up bar in the hotel's lush tropical gardens. With over 2000 square metres of flexible event space, the hotel's seven function rooms include a Grand Ballroom, which can seat 700 guests theatre style and 450 guests for a sit-down dinner. Grand Hyatt Jakarta is the hotel venue for any Jakarta event whether it is a business meeting, conference, wedding or social occasion.